![]() |
| Attack Titan Eren Jaeger |
Emosi saya campur aduk ketika membaca chapter 138 manga Attack on Titan.
Bukan dalam artian yang menyenangkan.
Namun justru sebaliknya....
Seperti jatuh dalam jurang gelap, semakin jauh ngescroll kebawah, semakin suram dan kelam pula scene yang disajikan.
......
Momen Bahagia
Cerita di mulai dari momen kelegaan para survivor setelah rumbling berhenti dilanjutkan rasa haru perjumpaan singkat para pejuang dengan keluarga nya.
![]() |
| Momen Bahagia |
Momen haru Pieck, Falco, Gabi, bahkan rasa antusias Annie untuk bisa bertemu dengan ayahnya pun tergambar dengan jelas disini.
Apalagi ketika melihat ekspresi bangga emak Reiner pas diberitahu Titan Armor anaknya berkorban demi menghadang kelabang emas demi menjamin keberhasilan kaburnya para pejuang dengan menaiki Titan Falco.
dalam pikiran emaknya pasti gini
“klo ngga ada anak aku, mati semua kelen”
Namun sayang, senang-senang
nya cuma sebentar.
tidak sampai 3 halaman.
Party is not Over yet
eh eh ehhh tiba tibaa
Ledakan disertai kemunculan Titan Colossal jamet rambut panjang, membuat mereka semua sadar, bahwa pertempuran belum selesai.
Eren masih hidup, dan langsung ngajak by one Armin sesama Titan Colossal.
Gokil!
......
Rasa kekhawatiran semakin memuncak ketika kelabang emas mengeluarkan asap ke arah sisa sisa penduduk yang tersisa.
yang oleh cepat disadari oleh kapten Levi apa tujuan dari asap tersebut.
Betul aja, itu kelabang berniat untuk merubah semua subjek ymir yang ada disana, menjadi Mindless Titan demi bisa bergabung kembali dengan Eren!
Kacau, ini kelabang gila betul.
konsekuensinya dari kejadian ini adalah emosi pembaca seperti saya mulai terombang-ambing.
Mulai dari kita diperlihatkan rasa pedih dan ketidak-relaan Pieck meninggalkan keluarga yang baru saja dipeluk nya 10 detik yang lalu.
Kekecewaan mendalam Falco karena dengan kejadian ini, berarti dia kehilangan wanita yang ingin dilindunginya sejak dulu dan gagal menepatinya janjinya kepada Reiner.
Scene terakhir Connie dan Jean
yang mengetahui persis nasibnya sendiri.
![]() |
| Ninja Cutting union |
atau yang paling tragis tentu
saja Annie leonhart.
yang bahkan tidak sempat
memeluk ayahnya.
Setelah semua yang telah
diperjuangkan kedua nya demi momen bahagia ini.
Malah di gagalkan oleh event asap dari kelabang.
dan Dhuarr...
Kejam.
Banget.
eh salah bukan kelabang.
ISAYAMAAAAAAA!!!
gilak kau! (atau bisa dibilang mantap sih)
saya yang memang menunggu momen gabi mokad.
seharusnya senang ketika itu kesampaian.
tapi ngga gini cara nya woy!!!!
Karena harus melibatkan karakter-karakter keren seperti Jean dan Connie.
Belum lagi rasa kasihan ini diperparah dengan adegan Reiner, Pieck, dan Annie yang tetap berjuang menghentikan kelabang emas tersebut sambil melawan Mindless Titan teman-teman dan keluarganya sendiri.
Tergambar jelas rasa frustasi
dan kemurkaan masing-masing para pejuang kepada kelabang emas tersebut disana.
![]() |
| Frustation and Anger |
Ya ampun Reiner.
Komplit sudah penderitaan mu.
sabar ya.
1 chapter lagi.
......
Selanjutnya kita disuguhkan
scene kebulatan dan kesungguhan hati Mikasa untuk menerima berbagai kenyataan.
Satu, Eren ngga bisa diajak kompromi lagi. (udah ngga asik si eren.)
Yang kedua, cara menghentikan
mimpi buruk ini hanyalah dengen membunuh Eren.
yang menariknya adalah, poin terakhir ini membuat mikasa tidak bisa bergantung lagi pada orang lain untuk mensettle semuanya.
jika sebelumnya mikasa bisa berpangku tangan dengan orang lain untuk mengakhiri hidup Eren dikarenakan dia bisa beralasan ngga tegaan lah, temen masa kecillah, cinta mati lah.
NONONONO!!!
Lihat kondisinya mik!
Jean? jadi Titan.
Connie? jadi Titan.
Reiner, Pieck, Annie?
Lagi nahan kelabang emas noh
dibawah.
Armin? Lagi by One sama Titan Eren dan uda hampir kalah..
Levi??
sekarang cuma jadi mas mas
cacad yang belum tentu bisa pegang pedang dengan benar.
(ingat pas tangan Levi bergetar ketika pegang pedang dengan 2 jari?)
it must be you girl!
![]() |
| Lets do this |
scene penting terakhir pada chapter ini adalah usaha Mikasa memisahkan kepala eren dari tubuhnya, tanpa keraguan.
(ya, sengaja digituin bahasanya, biar lebih sopan)
...
Levi ngebom,
![]() |
| Levi make the way |
Mikasa masuk.....
sret shrettttt
lepas lah kepala eren.
......
Begitu Saja
di scene ini sedih sih
sebenarnya.
setelah 137 chapter yang
dilalui.
eh endingnya begini.
dibandingkan sedih, ini lebih cocok dibilang
tragis sih.
Apalagi pas ngeliat ekspresi
eren gitu.
Arrrghhh
itu lagian ngapain si ymir senyum dibelakang??
Ada apa ini Isayama???
Akhir Kata.
Overall chapter 138 adalah chapter penutupan arc rumbling dari Attack On Titan yang ditutup secara megah dan luar biasa dengan berbagai twist yang memang tidak pernah saya sangka-sangka.
sekali lagi salut buat Isayama yang sukses membuat para fans geleng-geleng kepala!








Komentar
Posting Komentar